Wall Street Mulai Cabut Dari Kripto, Ini Buktinya

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

– Wall Street tampaknya mulai melonggarkan genggamannya di pasar kripto. Beberapa manajer aset terbesar bumi diam-diam memangkas eksposur mereka, melepas puluhan juta dolar Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sepanjang pekan lalu.

Data dari aliran ETF dan pencarian on-chain mengonfirmasi langkah ini, sekaligus mencerminkan sentimen institusional nan mulai goyah di tengah meningkatnya volatilitas pasar aset digital.

Melansir dari Coingecko.com, Bitcoin diperdagangkan US$ 113.527, naik tipis 2 persen dalam 24 jam terakhir namun tetap melemah 4,90 persen secara mingguan. Kapitalisasi pasar BTC pasar bertambah sekitar US$ 64,04 milir, didukung kenaikan volume perdagangan harian sebesar 1,19 persen.

Ethereum (ETH), di sisi lain, stagnan di US$ 4.145, turun US$ 400 secara mingguan dan belum bisa memulihkan momentum bullish nan sempat membawanya mendekati level tertinggi 2021.

Di kembali nilai nan tampak stabil, arus biaya lembaga menunjukkan cerita berbeda. BlackRock menjual 19.504,95 ETH senilai US$ 82,7 juta. Ini merupakan salah satu penjualan tunggal terbesar ETH oleh perusahaan tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Tiga Alasan Kenapa Harga Bitcoin Turun Lagi Hari Ini (19/8)

Fidelity pun mengikuti jejak serupa dengan menjual 17.536,56 ETH senilai US$ 74,3 juta. Dua langkah ini menandai adanya penarikan terkoordinasi dari dua raksasa Wall Street atas eksposur mereka terhadap ETH.

Bitcoin juga tak luput dari tekanan. Ark 21Shares, penerbit ETF BTC, melepas 559,85 BTC senilai US$ 64,4 juta. Sementara itu, BlackRock kembali mengurangi kepemilikan BTC-nya dengan penjualan 490 BTC senilai US$ 68,7 juta.

Untuk diketahui, di tengah kondisi likuiditas nan melemah dan tindakan ambil untung nan meluas, tekanan jual dari lembaga menambah beban psikologis bagi penanammodal ritel.

Sementara ini, volume perdagangan nan tetap handal dan permintaan ritel nan stabil mungkin dapat menahan akibat jangka pendek. Namun, jika arus keluar institusional berlanjut, kesempatan reli besar di pasar mata uang digital bisa jadi bakal tertahan.

Kendati demikian, penanammodal juga tetap meletakkan angan pada pemangkasan suku kembang pada bulan ini. Jika pemangkasan terjadi, maka tidak sedikit dari para pemain besar nan bakal mengalihkan biaya mereka ke aset beresiko, seperti Bitcoin.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya