Whale Borong 340 Juta Xrp Di Tengah Ketakutan Pasar

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

– Meskipun pasar mata uang digital tetap diliputi ketidakpastian jangka menengah, organisasi XRP tetap menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan ekosistem Ripple. Melansir dari coingape.com, info on-chain terbaru menunjukkan bahwa para whale dan penanammodal justru semakin garang membeli XRP, apalagi ketika sentimen pasar dipenuhi ketakutan bakal koreksi lanjutan.

Menurut info dari Santiment, akun dengan saldo antara 10 juta hingga 100 juta XRP telah menambah kepemilikan mereka hingga 340 juta koin dalam dua minggu terakhir. Kelompok ini sekarang menguasai sekitar 7,84 miliar XRP.

Data dari CryptoQuant juga menunjukkan perihal nan serupa, ialah dompet nan memegang setidaknya 100.000 XRP terus menambah posisi mereka selama fase penurunan nilai belakangan ini. Di saat bersamaan, permintaan spot XRP meningkat, beriringan dengan melonjaknya volume futures.

Bahkan CME Group mengonfirmasi bahwa volume perdagangan XRP futures telah melampaui US$ 1 miliar, dan menjadi perjanjian tercepat nan mencapai nomor tersebut dalam waktu hanya tiga bulan.

Permintaan bakal XRP tak hanya datang dari individu, tapi juga dari perusahaan besar. Setelah kasus norma antara Ripple dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) resmi dihentikan oleh Pengadilan Banding Amerika, perusahaan mulai percaya diri untuk memegang XRP secara terbuka.

  • Raksasa game asal Jepang, ialah Gumi mengumumkan rencana membeli XRP senilai ¥2,5 miliar (sekitar US$ 17 juta) sebagai bagian dari strategi treasury-nya.
  • Hyperscale Data (NYSE: GPUS) juga mengumumkan rencana untuk menghimpun hingga US$ 125 juta sebagian besar bakal dialokasikan untuk membeli Bitcoin dan XRP.

Baca Juga: Outflow Spot Capai US$ 60 Juta, Investor Sedang Kabur?

Pada 31 Agustus, CEO Canary Capital Steven McClurg menyebut bahwa level XRP sekarang menjadi aset mata uang digital paling diakui di Wall Street setelah Bitcoin. Ia juga mengungkap bahwa 15 manajer biaya telah mengusulkan izin ke SEC untuk meluncurkan ETF Spot XRP.

Salah satu pengajuan terbaru datang dari Amplify ETFs, nan mau meluncurkan produk Amplify XRP Monthly Option Income ETF. Menurut veteran organisasi XRP John Deaton, jika disetujui, ETF XRP ini berpotensi menghasilkan yield melalui integrasi dengan jaringan Flare.

Secara teknikal, pasangan XRP/USD sedang berada dalam pola descending triangle, nan terbentuk sejak nilai all-time high pada 18 Juli 2025. Dalam tujuh hari terakhir, XRP turun 6,7 persen dan sekarang menguji support krusial di US$ 2,78.

Analisis teknikal senior Peter Brandt memberi peringatan jika level ini jebol, maka XRP bisa turun lebih jauh ke kisaran US$ 2,38. Namun di sisi lain, organisasi XRP memandang ini sebagai pola akumulasi menjelang breakout makro, terutama lantaran aspek esensial semakin kuat, dari sisi regulasi, mengambil institusi, hingga produk ETF nan nyaris disetujui.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya