Zona Likuiditas Us$ 120.000 Sudah Tercapai, Kemana Btc Selanjutnya?

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

– Bitcoin (BTC) akhirnya sukses menembus area likuiditas besar di atas US$ 120.000. Level ini sudah lama diincar oleh para trader, terutama setelah sebelumnya nilai sempat menyapu likuidtas di bawah US$ 115.000 pada awal bulan.

Salah satu analis mata uang digital terkenal di media sosial X dengan nama “Daan Crypto Trades“, menyampaikan bahwa info heatmap dari Coinglass menunjukkan adanya kumpulan posisi leverage nan cukup padat di wilayah US$ 120.000. Zona seperti ini sering menjadi ‘magnet’ nilai lantaran banyaknya stop loss dan posisi nan bakal terlikuidasi jika level tersebut tersentuh.

Meski begitu, Daan mengingatkan bahwa Bitcoin belum betul-betul keluar dari pola range-bound alias bergerak di rentang nilai nan sama.

“BTC saat ini tetap berada dalam rentang. Harga perlu menembus ke price discovery alias tetap sideways untuk membentuk lebih banyak posisi di kedua sisi,” ungkap Daan.

Karena saat ini tidak ada lagi kantong likuiditas besar nan dekat dengan nilai sekarang, banyak pelaku pasar mulai mengalihkan fokusnya ke altcoin. Saat ini, altcoin dianggap lebih menarik lantaran volatilitas dan volume perdagangannya sedang tinggi.

Dengan kondisi ini, pasar berada di persimpangan penting, ialah apakah Bitcoin bakal memperkuat di level US$ 120.000 untuk mempersiapkan kenaikan berikutnya, alias justru kehilangan momentum dan kembali ke kisaran nilai lama.

Baca Juga: AI Pilih Bitcoin, Ethereum, dan Chainlink untuk Portofolio Abadi

$BTC Has now also taken out the large liquidity cluster at the $120K+ region, a level we were looking for after taking out the liquidity below $115K.

BTC is still range-bound currently and will need to either break out into price discovery or continue to go sideways to build up… https://t.co/hxRL3k4LVq pic.twitter.com/rygm4iJaoV

— Daan Crypto Trades (@DaanCrypto) August 13, 2025

Selain itu, Daan juga membahas tentang pembentukan pola pivot utama pada Bitcoin dalam minggu pertama setiap bulan. Menurut analis pasar Daan, pola ini terjadi pada 12 dari 16 bulan terakhir dan sudah menjadi strategi nan dia ikuti selama lebih dari setahun.

“Setup-nya relatif sederhana, namun efektif. Biasanya, pergerakan awal di minggu pertama diwarnai penurunan tajam (flush). Dari situ, kesempatan beli terbuka ketika nilai menyentuh titik terendah,” ujarnya.

Setelah itu, lanjutnya, tren condong menguat hingga mencapai puncak sekitar tanggal 20-25 setiap bulannya. Setelah siklus selesai, strategi ini diulang kembali.

Berdasarkan info graifk nan dia bagikan, Daan menandai tanggal-tanggal kunci di mana pivot pertama muncul, mulai dari 3 Februari, 2 Maret, 7 April, 6 Mei, 2 Juli hingga 3 Agustus. Juni menjadi pengecualian, ketika pola ini tidak melangkah mulus seperti bulan-bulan lainnya.

$BTC Looks like this is continuing its streak of setting the first major pivot within the first week of the month.

We've now seen this for 12 out of 16 last months.

And we've been following it here for over a year. Has been a very solid pattern/strategy to go off. Wait out the… https://t.co/083XDwlnmp pic.twitter.com/qVXXMdiNir

— Daan Crypto Trades (@DaanCrypto) August 13, 2025

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya