Untuk beberapa kondisi tertentu misalkan untuk editing, alias gaming, kadang ukuran VRAM menentukan gimana performa berjalan, semakin besar, tentu akibat positifnya semakin terasa, dimana performa skematis bisa jadi lebih stabil dan lebih cepat.
Nah secara umum, VRAM sendiri merupakan sebuah memori nan dipakai GPU untuk menyimpan tekstur, buffer, dan info grafis, dan sayangnya di perangkat GEEKOM A5 nan saya gunakan ini, iGPU Radeon Vega di Ryzen 7 5825U tidak punya VRAM bentuk sendiri, sehingga VRAM iGPU diambil dari RAM sistem (shared memory), jadi semakin besar RAM nan tersedia, semakin elastis alokasi memori untuk GPU.
Secara default, VRAM nan gunakan adalah 512 MB dan untuk menjalankan beberapa game sih harusnya sudah cukup dimana semuanya sudah saya telaah dalam tulisan Review GEEKOM A5 berikut.

Namun apakah ukuran VRAM ini bisa diubah?
⚡️ Akhirnya Kebagian Sinyal 5G di Rumah, Sekencang Apa?
Awalnya saya juga bingung lantaran secara default di BIOS tidak ada opsi Advanced Setting untuk mengubah perihal tersebut, namun ternyata, ada satu trik ekstra nan bisa kita gunakan untuk menampilkan opsi Advanced BIOS di GEEKOM A5 ini guys.
Nah langkahnya sendiri cukup mudah, Anda cukup ikuti langkah berikut saja.
Langkah 1. Pertama silahkan Anda download BIOS Tool pada laman GEEKOM berikut. Setelah terdownload, silahkan Anda extract, didalamnya bakal berisi beberapa file penting.

Langkah 2. Selanjutnya, silahkan Anda buka file aplikasi berjulukan bios-menu-tools V1.0 silahkan buka dengan langkah klik kanan > Run as Administrator.

Langkah 3. Setelah itu silahkan Anda restart perangkat GEEKOM A5 Anda dan masuk ke BIOS Settings dengan langkah menekan tombol DEL / DELETE pada saat proses POST.

Seperti pada gambar diatas, kelak Anda bakal memandang opsi tambahan ialah Advanced dengan banyak pengaturan nan bisa kita ubah.
Langkah 4. Untuk mengubah VRAM, silahkan Anda navigasi ke AMD CBS > NBIO Common Options.

Setelah itu silahkan klik pada opsi GFX Configurations, kemudian ubah bagian dari iGPU Configurations dari Auto menjadi Uma spesified.

Setelah itu bakal ada opsi baru ialah Buffer Size nan bisa kit atur sesuai kebutuhan dan sepsifikasi nan kita gunakan.

Ukuran UMA Frame buffer Size ini tentu menyesuaikan tergantung dengan kapabilitas RAM nan kita punya, lantaran saya menggunakan 16 GB RAM, mungkin paling cocok ya di 4 GB saja.
Langkah 5. Jika sudah selesai, silahkan Anda simpan perubahan dan restart perangkat. Nah nantinya VRAM bakal langsung berubah sesuai dengan apa nan telah Anda atur sebelumnya.

Nah perlu diketahui bahwa setelah restart, tampilan BIOS bakal kembali ke default, sehingga jika Anda mau melakukan perubahan kembali, Anda wajib mengulang dari langkah kedua.
Apakah bakal berpengaruh ke RAM?
Jawabannya jelas iya dong, lantaran VRAM di iGPU AMD ini betul benar mengandalkan RAM, dari total 16 GB RAM nan saya pakai, 4 GB saya atur agar menjadi VRAM, imbasnya jelas, maksimal Memory Usage berkurang menjadi hanya 12 GB saja.

Jadi jika Anda adalah orang nan doyan bermultitasking berat dan membuka banyak aplikasi sekaligus dalam satu waktu, ada baiknya upgrade RAM ke 32 GB alias minimal ke 24 GB. Atau biarkan saja VRAM Default di Auto, tapi jika Anda menggunakan perangkat ini untuk Editing alias bekerjaan nan memerlukan Graphic Memory nan agak besar, mungkin mengubah VRAM ini cukup direkomendasikan.
Baca Juga : Setup Home Server Saya di GEEKOM A5 — Cuma Pakai WSL
Nah silahkan Anda coba guys dan semoga bermanfaat, terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.
Post navigation
Previous Post
3 minggu yang lalu