Pada awal bulan Oktober 2025 ini, Discord menjadi sorotan publik lantaran adanya laporan kebocoran info nan melibatkan jasa pihak ketiga nan menangani customer support mereka. Nah kejadian keamanan ini melibatkan bocoranya foto ID identifikasi yang digunakan untuk verifikasi usia termasuk passport dan kartu identitas lainnya.
Menurut inofrmasi dari akun terkenal vx-underground di platform X (sebelumnya Twitter) menyatakan bahwa sebanyak 2,1 juta pengguna Discord terdampak, dengan total info bocor mencapai 1,5TB berupa foto-foto arsip resmi.

Namun, menurut ahli bicara Discord ialah Nu Wexler menyatakan bahwa info tersebut salah dan jumlah sebenarnya jauh lebih kecil.
Following last week’s announcement about a security incident involving a third-party customer service provider, we want to address inaccurate claims by those responsible that are circulating online. First, as stated in our blog post, this was not a breach of Discord, but rather a third-party service we use to support our customer service efforts. Second, the numbers being shared are incorrect and part of an attempt to extort a payment from Discord. Of the accounts impacted globally, we have identified approximately 70,000 users that may have had government-ID photos exposed, which our vendor used to review age-related appeals. Third, we will not reward those responsible for their illegal actions.Seperti nan diungkapkan Wexler kepada The Verge dalam quote diatas, jumlah nan beredar tidak jeli dn hanya sekitar 70 ribu pengguna secara dunia saja nan mungkin terkend akibat dari bocoranya foto identifikasi ini.
Tindak lanjut Discord
Nah mendapati perihal ini, Discord telah mengambil langkah tegas dengan mengakhiri perjanjian customer support dengan Zendesk sebagai penyedia jasa nan di hack. Mereka juga telah mengamankan sistem nan terdampak untuk mencegah kebocoran lanjutan, memberitahun pengguna nan terkena akibat secara langsung dan bekerja sama dengan abdi negara penegak norma untuk menyelidiki kejadian ini.
Namun meskipun jumlah pengguna terdampak sebenarnya lebih kecil, namun jenis info nan bocor tetap mengkhawatirkan lantaran info tersebut mencakup alamat email, foto identifikasi resmi seperti KTP alias SIM, empat digit terakhir dari nomor kartu kredit, alamat IP dan info verifikasi usia.
Yang pasti, kejadian ini jelas menyoroti pentingnya pengelolaan info oleh pihak ketiga dan transparansi dalam penanganan pelangganan keamanan, dan dalam kasus ini, Discord telah menunjukan komitmen unutk melindungi info pengguna-nya.
Via : The Verge
⚡️ Meracik Home Server Handal dari Laptop / PC Tua
Written by
Gylang Satria
Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.
Post navigation
Previous Post
2 bulan yang lalu