Microsoft Jadikan Ai Actions Di Windows 11 Sebagai Fitur Opsional

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Seperti nan telah kita tahu, sebelumnya Microsoft telah menguji fitur AI Actions untuk para pengguna Copilot+ dimana dengan fitur ini, pengguna bisa mendapatkan akses sigap ke beragam fitur AI dari Context Menu.

Namun kawan kawan, sayangnya fitur ini mendapatkan banyak penolakan dari pengguna lantaran banyak diantaranya nan tidak memerlukan fitur ini.

Setelah dihujat diberbagai sosial media, Microsoft akhirnya mendengarkan keluhan pengguna dan sekarang bakal menjadikan fitur AI Actions ini sebagai fitur opsional dan bisa dihapus oleh pengguna.

Bisa dihilangkan dari Context Menu!

⚡️ Akhirnya Kebagian Sinyal 5G di Rumah, Sekencang Apa?

Nah satu perihal nan pasti, mulai dari Windows 11 Insider Build 26220.7344, Microsoft menegaskan bahwa jika tidak ada AI Actions yang tersedia alias diaktifkan, bagian tersebut tidak bakal muncul di Context Menu, dimana apalagi jika ada, pengguna bisa menghapus seluruh daftar AI Actions dari laman Settings > Apps > Actions dan mencabut centang dari aplikasi mengenai seperti Paint, Photos, alias Teams.

Tentunya ini adalah peningkatan nan signifikan lantaran sebelumnya, apalagi jika opsi ini dinonaktifkan, Menu AI Actions bakal tetap muncul di Context Menu meskipun isinya kosong. Jelas banyak pengguna tidak suka lantaran bakal memenuhi ruang dibagian Context Menu Windows 11.

If there are no available or enabled AI Actions, this section will no longer show in the context menu.

Kenapa fitur ini tidak disukai?

Pada dasarnya, AI Actions ini bakal menawarkan akses sigap ke fitur seperti Visual Search dengan Bing, Blur background dengan Photos, Erase object dengan Photos dan Remove background dengan Paint.

Namun banyak pengguna menilai bahwa menu ini tidak lebih dari shortcut ke aplikasi lain dan fungsinya serupa dengan apa nan kita dapatkan dengan Open with di Context menu.

Jadi oleh lantaran itu banyak pengguna tidak suka lantaran Context menu jadi betul benar penuh dengan fitur nan bisa dibilang salinan dan tidak pengguna butuhkan.

Namun gimana menurutmu? apakah Anda punya pendapat lain? komen dibawah guys.

Via : Microsoft

Written by

Gylang Satria

Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya