Openai Luncurkan Chatgpt Atlas: Browser Web Bertenaga Ai

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Selain Perplexity nan menghadirkan Comet Browser, OpenAI baru baru ini membikin gebrakan baru dengan memperkenalkan ChatGPT Atlas, sebuah browser baru nan mengintegrasikan AI secara mendalam.

Nah dalam event live streamnya kemarin malam, OpenAI mengumumkan peluncuran Atlas sebagai pesaing langsung Google Chrome, Edge dan browser lainnya. Menariknya, browser ini menantang Chrome nan saat ini menjadi salah satu browser dengan kekuasaan terbesar didunia dan menurut OpenAI, dengan ChatGPT Atlas mereka berambisi menggoyang kekuasaan tersebut dengan menawarkan pengalaman browsing nan diperkaya oleh keahlian AI alias kepintaran buatan.

Fitur utama nan ditawarkan cukup menarik

Selain menghadirkan komponen dasar browser seperti tab, address bar dan lainnya, Atlas ini mempunyai beberapa fitur utama nan cukup menarik loh, dab berikut adalah fitur utama nan ditawarkan:

  • Sidebar ChatGPT: Pengguna dapat membuka sidebar ChatGPT di tab mana pun untuk meringkas konten, membandingkan produk, alias menganalisis info dari situs web nan dikunjungi.
  • Memori ChatGPT: Atlas dapat mengingat info krusial dan menampilkannya kembali saat dibutuhkan, berkah fitur memori ChatGPT.
  • Agent Mode: Dalam mode ini, ChatGPT dapat berinteraksi langsung dengan situs web dan mengambil tindakan atas nama pengguna, dengan opsi untuk mengambil alih kontrol kapan saja.
  • Integrasi Inline: ChatGPT dapat diaktifkan langsung dari kolom teks di situs web hanya dengan satu klik.
  • Kontrol Privasi: Pengguna dapat memilih situs mana nan bisa diakses ChatGPT, menghapus riwayat browsing, menggunakan mode incognito, dan mengelola memori browser.
  • Pencarian Multimodal: Atlas memungkinkan pencarian dalam corak teks, gambar, video, alias berita, mirip dengan Google dan Bing.

Untuk lebih jelas bisa Anda cek pada video berikut :

Sementara itu, untuk menjaga keamanan dan privasi pengguna, ada beberapa batas keamanan di Agent Mode nan mana mode ini tidak dapat menjalankan kode, mengunduh file, alias menginstal ekstensi, tidak mempunyai akses ke aplikasi lain di komputer, sistem file, memori ChatGPT, kata sandi nan tersimpan, maupun info autofill dan segala aktivitas browsing nan dilakukan dalam mode ini tidak bakal tercatat dalam history browser.

Secara umum sih ini kedengarannya bagus juga, apalagi jika pengguna adalah orang nan cukup paranoid mengenai keamanan dan privasi akibat AI ini.

Nah untuk ketersediaan, ChatGPT Atlas sekarang tersedia secara dunia untuk pengguna macOS dan dapat langsung di Download guys, namun untuk jenis Windows, iOS, dan Android kabarnya ini bakal segera menyusul.

Sementara itu, Agent Mode tersedia dalam jenis preview unik untuk pengguna ChatGPT Plus, Business, dan Pro. Dan menariknya, jika pengguna menjadikan Atlas sebagai browser default di macOS, OpenAI bakal meningkatkan pemisah penggunaan ChatGPT selama tujuh hari berturut-turut. Mantap bukan? ini jelas adalah sebuah untung untuk pengguna gratisan.

Nah keren bukan? untuk pedoman Atlas dari ChatGPT ini kabarnya bakal dibuat berasas Chromium, jadi mungkin ini bakal tersedia untuk semua perangkat dan mendukung penuh semua ekstensi modern nan ada saat ini.

Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : ChatGPT

⚡️ Meracik Home Server Handal dari Laptop / PC Tua

Written by

Gylang Satria

Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya