Tutorial Wsl 2 Di Windows 11: Instalasi Ubuntu 24.04 Step By Step

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Windows Subsystem for Linux alias nan biasa kita kenal dengan WSL merupakan sebuah fitur bawaan Windows nan memungkinkan pengguna untuk menjalankan Linux langsung di tanpa perlu menjalankan virtual machine alias dual boot nan kita tahu selain bisa menambah beban system, itu juga cukup ribet dalam beberapa skenario.

Nah awalnya, Windows Subsystem for Linux diluncurkan tahun 2016 dan menjadi bagian dari Windows 10 Anniversary Update, saya tetap ingat, saat itu organisasi Windows lagi ramai ramainya.

Hingga pada tahun 2019, Microsoft akhirnya memperbarui WSL dengan WSL 2 nan kemudian dirilis secara umum pada Mei 2020. Untuk perbedaan WSL 1 dan 2, WSL 1 menggunakan translation layer untuk menjalankan Linux di Windows, sementara WSL 2 menggunakan kernel Linux native, sehingga lebih cepat, kompatibel penuh dengan aplikasi Linux, dan tentu ini nan saya suka, dia sudah mendukung Docker.

Kenapa WSL Dibutuhkan?

Dalam beberapa skenario khusus, misalkan developer alias mungkin power user nan mau mencoba coba, WSL memang dibutuhkan lantaran pengguna bisa mendapatkan akses tool dan framework nan biasanya dibutuhkan dalam pekerjaan, misalkan seperti bash, grep, sed dan beberapa framework terkenal seperti Ruby, Python, dan Node.js secara langsung dan melangkah native di OS Linux tanpa kudu meninggalkan Windows.

⚡️ Bye Adobe! Affinity Sekarang GRATIS!

Nah tulisan mengenai perihal ini juga bisa Anda baca pada laman WinPoin berikut :

  • Cara Instal Windows Subsystem For Linux 2 di Windows 10 – Lengkap Dengan Gambar
  • Cara Mengaktifkan WSL 2 di Windows 11

Cara Install WSL di Windows 11

Terkait perihal tersebut, pada kesempatan kali ini WinPoin bakal kembali mengulas mengenai langkah instalasi Windows Subsystem for Linux di Windows 11, dimana kedepannya WSL ini bakal saya gunakan sehari hari di Windows 11 Pro nan terinstall di Mini PC GEEKOM A5 R7-5825U sebagai pengganti sementara dari sistem Linux Elementary OS 8 di laptop ASUS saya.

Langkah 1. Aktifkan fitur WSL dan Virtual Machine Plaform di Windows 11, langkahnya bisa Anda cek juga pada laman berikut, dimana kita bisa menggunakan opsi GUI via Turn Windows Features on or off.

Tapi langkah sigap Anda cukup masukan saja perintah berikut secara berurutan di Command Prompt alias Powershell run as Administrator.

dism.exe /online /enable-feature /featurename:Microsoft-Windows-Subsystem-Linux /all /norestart
dism.exe /online /enable-feature /featurename:VirtualMachinePlatform /all /norestart
dism.exe /online /enable-feature /featurename:Microsoft-Windows-Subsystem-Linux /all /norestart
dism.exe /online /enable-feature /featurename:VirtualMachinePlatform /all /norestart

Setelah kedua perintah tersebut Anda jalankan, silahkan restart Windows 11 nan Anda gunakan.

Langkah 2. Setelah itu, tetap di Command Prompt alias Powershell nan dijalankan dengan kewenangan akses Run as Administrator, silahkan Anda masukan perintah berikut :

wsl --install

Perintah ini bakal menginstall kernel linux sesuai pembaruan terbaru, mengatur WSL 2 secara default dan bakal menginstall pengedaran LInux Ubuntu (yang menjadi distro linux default).

Untuk jenis lain alias Distribusi Linux Khusus, kamu cukup masukan perintah berikut saja.

wsl --install -d <distro-linux>

Misalkan, disini saya secara unik bakal menggunakan Ubuntu 24.04 maka perintah nan saya masukan adalah :

wsl --install -d Ubuntu-24.04

Setelah itu silahkan tunggu proses downloading dan installing selesai. Perlu diperhatikan bahwa proses ini memerlukan waktu nan cukup lama tergantung dengan spesifikasi dan performa hubungan internet nan Anda gunakan.

Seperti pada gambar diatas, setelah itu kita bakal diminta untuk memasukan username dan password untuk akun kita di WSL.

Langkah 3. Jika sudah selesai, silahkan ketik ‘exit’, selanjutnya mari kita verifikasi pengedaran WSL nan sudah terinstall dengan memasukan perintah berikut :

wsl --list --verbose

Nah seperti pada gambar diatas, saya sudah sukses menginstall dan menggunakan WSL jenis 2 dengan pengedaran terinstall ialah Ubuntu 24.04 LTS, dimana selanjutnya Windows Subsystem for Linux ini bisa kita gunakan untuk beragam hal, dalam kasus saya sih biasanya saya pakai untuk uji coba dengan docker container aja.

Bagaimana mudah bukan? silahkan Anda coba guys. Dan berbeda dengan beberapa tahun lalu, sekarang WSL sudah mendapatkan support nan lebih baik, termasuk support dan integrasi Visual Studio Code dan Docker Desktop, next mari kita telaah juga guys.

Written by

Gylang Satria

Penulis, Pengguna Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Tag @gylang_satria di Disqus jika ada pertanyaan.

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya